Pria 71 tahun itu ditemukan tewas di dala kamarnya, tepatnya diatas kasur yang terbakar. Ismail yang mengalami sakit stroke ditubuh bagian kanan saat kejadian tinggal seorang diri di rumah dengan konstruksi beton tersebut, sementara sang istri sudah meninggal dunia.
Ismail ditemukan tak bernyawa di atas tempat tidurnya dengan posisi miring ke kanan menghadap tembok tanpa mengenakan pakaian.Terlihat ada luka bakar di kedua tangannya dan bagian wajahnya. Sementara sebagian kasur kapuk juga terlihat hangus terbakar.
Yatmi, keluarga almarhum kepada Korankaltkm.com mengatakan Ismail sudah delapan tahun mengalami stroke dan di ruman tersebut tinggal bersama dengan anak laki-lakinya.
"Anaknya seminggu sekali baru pulang, kerjanya di Kutai Kartanegara, kalau anaknya kerja dia sendirian saja, kalau makan diantar sama keluarga, tapi kadang juga dia masak," ujar Yatmi di lokasi kejadiani.
"Kalau minum kadang duduk di warung saya, dia masih bisa jalan, tetapi memang terseret-seret jalannya," sambungnya.
Saat kejadian dirinya melihat ada kepulan asal keluar dari jendela kamar almarhum. Yatmi langsung memanggil Ismail tapi tidak ada jawaban.
"Saya langsung teriak, tapi tidak ada yang dengar, tak lama ada warga dan langsung masuk karena pintu tidak dikunci, kemudian menyiram dengan air seadanya. Kondisi almarhum saat itu sudah tidak bergerak lagi," ucap Yatmi.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ari Fadli melalui Kapolsek Palaran Kompol Try Satria Firdaus secara terpidah mengatakan mereka mendapatkan informasi terjadi kebakaran di Jalan Mulawarman.
"Dari keterangan awal, warga saat itu berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, kemudian datang relawan dan perugas Damkar," kata Try
"Ternyata ada yang meninggal di dalam rumah itu. Kami bersama Inafis melakukan olah TKP awal, untuk mengetahui penyebab kematiannya," ujarnya.
Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kematian Ismail dengan melakukan visum di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Wahab Sjahranie (RSUD AWS).
Editor: Aspian Nur