Unit Laka Lantas Polresta Samarinda langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), dipimpin Kasat Lantas Polresta Samarinda Kompol Creato Sonitehe Gulo.
Dalam insiden ini dari informasi yagn disampaikan Gulo, ada tiga orang jadi korban yaitu pengendara motor yang berboncengan dan satu pemilik warung.
"Sudah dibawa ke rumah sakit dan kami belum mengetahui bagaimana kondisnya, masih kami cek," kata Gulo kepada Korankaltim.com sore tadi.
Untuk kronologis kejadian polisi masih melakukan penyelidikan. Kendaraan yang terlibat insiden datang dari arah berlawanan.
Truk dari arah simpang empat Jalan Pangeran Suryanata menuju Jalan Jakarta sedangkan sepeda motor dari arah simpang empat ke Jalan Nusyirwan Ismail, hendak berbelok ke kanan untuk masuk ke area sekolah SMA Negeri 14 Samarinda.
"Yang jelas masih kami dalami dari hasil penyelidikan di lokasi kejadian serta keterangan sopir maupun saksi-saksi," paparnya.
Dalam insiden ini sempat terjadi ketegangan antara sopir dan warga sekitar. "Warga sempat tersulut emosi karena ada rumah mereka yang terdampak, tetapi sudah kami redam," jelas Gulo.
Truk sudah diamankan sementara sopirnya dibawa ke kantor Unit Laka di Jalan Bhayangkara. "Truk masih di lokasi dan akan kami upayakan untuk dievakuasi," ucapnya.
Ditanya, apa yang menjadi dugaan awal sopir truk tersebut kehilangan kendali, Gulo masih belum bisa membeberkan.
"Yang jelas truk ini bersinggungan dengan sepeda motor. Kalau pastinya tunggu hasil olah TKP dan keterangan sopir. Kalau soal rem blong, kami masih perlu pengujian lagi, terkait pengeremannya. Nanti Dishub (Dinas Hubungan) akan kami ajak melakukan pengujian itu," pungkas Gulo.
Editor: Aspian Nur