Wali Kota Samarinda H Andi Harun kepada Korankaltim.com Senin (23/1/2023) menjelaskan perencanaan pembangunannya pintu air ini.
"Untuk perencanaan pembangunan pintu air di kawasan SKM (Sungai Karang Mumus) sudah ada dan DED (Detail Engineering Desain)-nya juga sudah ada, kurang lebih Rp450 Miliar," kata Andi Harun.
Untuk sementara pihaknya belum bisa melakukan pembangunan karena masih menyelesaikan program di SKM dan Sungai Karang Asam Besar (SKAB).
"Sementara ini kami konsentrasi dulu di SKM dan penanganan sosial yang ada di SKAB," jelasnya.
"Mudah-mudahan tahun 2024 mendatang pembangunan pintu air sudah bisa dimulai," terang Andi.
Sistem pintu air yang berada di SKM dirancang memiliki akses yang bisa dibuka tutup agar memudahkan kapal yang berasal dari Sungai Mahakam masuk ke wilayah SKM. "Di dalam desainnya sudah juga sudah dilengkapi akses pintu otomatis yang bisa digunakan oleh kapal," ujarnya.
Editor: Aspian Nur