Api melahap isi toko peralatan elektronik serta bahan perlengkapan untuk sarang burung wallet di rumah toko (ruko) tingkat tiga tersebut.
Sementara kebakaran kedua pukul 09.30 WITA di Jalan Cipto Mangunkusumo RT 19 Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, tepatnya di Wisma Loa Janan.
Dalam musibah ini berdasarkan data sementara setidaknya ada sekitar 25 bangunan bermaterial kayu ludes terbakar.
Rusmiati, seorang saksi mata menjelaskan, saat itu dirinya hendak menjemput anaknya sekolah, tak lama mendengar suara teriakan kebakaran dan bergegas langsung keluar rumah.
"Saat saya keluar api itu sudah besar, asal apinya tidak tahu pasti, apakah dari toko elektronik atau sebelahnya dan langsung menyebar apinya," ujar Rusmiati.
Menurut wanita 34 tahun itu, saat kejadian terdengar ledakan yang diduga berasal dari tabung gas. "Tidak ada suara ledakan, api langsung besar begitu saja, setelah terbakar itu ada ledakan, karena ada warung sembako yang jualan tabung gas elpiji," ucap Rusmiati lagi.
Berdasarkan pantauan di lapangan, bangunan yang terbakar tersebut merupakan tempat usaha diantaranya toko baju, toko elektronik, toko pancing, counter handphone, warung sembako, salon, studio foto, dan pathshop.
Sementara, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda Hendra AH mengatakan kalau memang terjadi dua kebakaran dalam satu hari ini.
"Untuk yang di Jalan Lambung itu satu toko elektronik dan perlengkapan walet, sedangkan di wisma itu tempat usaha. Kalau penyebabnya, dugaan korsleting listrik," ujar Hendra.
Penulis:Nancy
Editor: Aspian Nur