Terkait hal ini, Wali Kota Samarinda, Andi Harun memberikan tanggapan. Disebutkannya, gangguan pendistribusian air karena adanya kebocoran di pipa utama yang berada di Jalan Ring Road dimana pipa 400 di Jalan Suryanata pecah dan pipa 700 di Jalan Ring Road 2 mengalami hal yang sama.
"Ada dua lokasi yang pipa PDAM-nya rusak. Saya sudah perintahkan mengecek dan sudah ada 2 rekanan ada 2 media usaha mempercecpat pengerjaannya," kata Andi Harun kepada Korankaltim.com Selasa (6/12/2022) hari ini.
Kebocoran pipa ini adalah insiden yang tidak bisa di perkirakan sehingga ada beberapa wilayah yang mengalami mati air total. "Kebocoran pipa jalur air dari lingkungan Suryanata maupun di Ring Road 2 mengalami mati total dan diperkirakan paling lambat besok mulai mengalir walaupun belum senormal saat sebelum ini. Tetap diusahakan perbaikan besok sudah selesai," jelasnya.
Andi Harun menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas terganggunya distribusi air di beberapa wilayah di Kota Tepian ini.
"Saya atas nama pemerintah kota sekaligus mewakili PDAM saya minta maaf atas kejadian ini, dan kemarin saya langsung melakukan koordinasi dengan PDAM agar yang di sampaikan tadi apabila terjadi kemacetan pelayanan air harus diantisipasi dengan pelayanan yaitu dengan tangki,“ paparnya.
Dalam waktu secepatnya, orang nomor satu di Samarinda ini akan melakukan koordinasi kepada pihak PDAM, agar masyarakat yang sangat membutuhkan air akibat macetnya distribusi karena bocornya pipa utama, sesegera mungkin dilakukan gotong royong mengerahkan truk tangkinya untuk bisa membantu masyarakat
"Walaupun kita tahu, karena luasnya layanan yang terputus pengerahan truk tangki tidak akan maksimal karena terbatasnya unit, tapi tetap kita upayakan mudahan besok sudah mulai mengalir karena operasinya (perbaikan) siang dan malam," tutup Andi Harun.
Penulis: */Rahmat Surya
Editor: Aspian Nur