Beberapa daerah yang direndam air tersebut ketinggian air mencapai 10 sentimeter hingga 40 sentimeter dan mereka mengingatkan kepada pengguna jalan baik roda dua maupun roda empat mencari jalur alternatif menghindari banjir tersebut.
Tak hanya hujan deras, angin kencang juga terasa di Kota Tepian pada dinihari tadi namun sampai sejauh ini menurut data BPBD Samarinda tidak ada informasi pohon tumbang maupun tanah longsor.
BPDB Samarinda sendiri sebelumnya sudah memberikan informasi terkait hujan dengan intensitas tinggi dan rawan pohon tumbang serta tanah longsor yang bakal terjadi hingga akhir tahun 2022 ini sehingga masyarakat diminta waspada.
Sementara itu tingginya keingintahuan masyarakat mengenai banjir yang terjadi di Samarinda membuat CCTV milik Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Samarinda tak bisa diakses.
Hal itu diketahui setelah sejak pagi tadi CCTV milik Diskominfo tak bisa diakses yang menurut informasi dari mereka lewat Instagram @diskominfo.samarinda karena bandwidth yang belum ditambah. “Solusinya bisa memantau banjir lewat CCTV di streaming via Youtube milik kami,” tulis Diskominfo.
Kawasan Tergenang Banjir di Samarinda
1. Simpang Gunung Kapur Lempake
2. Jalan DI Pandjaitan
3. Fly Over AW Syahranie
4. Jalan Damai Sungai Dama
5. Jalan Pangeran Antasari
6. Simpang Sempaja
7. Jalan Abdul Wahab Syahranie
8. Jalan Ir H Juanda
9. Jalan Damanhuri
10. Jalan Pangeran Suryanata
11. Jalan Perjuangan (Gerilya)
12. Jalan Wijaya Kusuma
13. Lempake Jaya
Editor: Aspian Nur