Longsor yang terjadi sejak pertengahan tahun lalu mengakibatkan di tutupnya Jalan Sultan Sulaiman, kemudian kendaraan roda empat dan kendaraan berat yang ingin melintas dialihkan menuju Jalan Emboen Suryana, sehingga kerusakan terjadi di jalan tersebut.
Sebagian masyarakat juga mengeluhkan dengan keadaan yang terjadi, dan berharap secepatnya dapat dilakukan perbaikan, apalagi diketahui Jalan Emboen Suryana berada di kawasan padat penduduk.
Camat Sambutan, Yosua Laden menyampaikan, terkait kerusakan Jalan Emboen Suryana masyarakat kawasan tersebut sebelumnya telah melapor ke Kecamatan, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda akan melakukan perbaikan, Jum'at (11/11/2022).
"Perbaikan Jalan Emboen Suryana akan di lakukan sejak Hari Sabtu s/d Senin (12 s/d 14/11), dan akan ada pengecoran jalan pada titik yang rusak, jadi selama perbaikan jalan itu akan di tutup, pengendara yang melintas diarahkan melewati jalur alternatif," Katanya.
Yosua Laden menjelaskan, bagi masyarakat pengendara roda empat yang ingin melintas dapat melalui Jalan Sultan Alimudin, dan Jalan Sejati, serta Jalan Kapten Soedjono. Dan bagi pengendara roda dua bisa melintasi Jalan Pelita 4 yang menuju Jalan Handil Kopi kemudian ke arah Jalan Kapten Soedjono, dengan kondisi jalan yang sempit dan masih tanah belum dilakukan semenisasi.
"Sebelumnya perbaikan Jalan tersebut telah direncanakan awal bulan Oktober, tetapi karena ada kerusakan di Jalan Sultan Alimuddin, maka lebih dulu dilakukan perbaikan pembangunan gorong-gorong," Ucapnya.
Setelah rampung pembangunan gorong-gorong pada awal November lalu, maka giliran Jalan Emboen Suryana, Yosua berharap, masyarakat dapat memahami kondisi jalan, serta semoga perbaikan dapat di lakukan dengan cepat menjadikan masyarakat merasa nyaman saat melintas.
Penulis: Rahmat Surya
Editor: Rusdi