Menurut keterangan Ketua RT 44, Andi Irwansyah, saat itu rekan korban tiba-tiba berlari dengan panik ke rumah orangtua si bocah untuk menginformasikan kondisi Adly. "Saya spontan langsung ambil ban, karena saya juga tidak kuat berenang, sehingga ada beberapa warga yang berenang untuk mencari korban," tuturnya.
Ditanya bagaimana kronologis kejadiannya, dirinya juga tak mengetahui secara pasti, tetapi berdasarkan keterangan rekan korban, jika saat itu si korban ini hendak berenang. "Saat itu ya sempat ditolong temannya, mau ditarik, tetapi tidak bisa," singkatnya.
Sementara, Kapolsek Sungai Pinang AKP Noor Dhianto melalui Kanit Reskrim Ipda Bambang Suheri mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari warga jika ada anak tenggelam di SKM, tak jauh dari Intake PDAM Bengkuring.
"Informasinya anak itu berempat berenang, dua diantaranya tidak bisa berenang, dan mereka bermain sejak sore pukul 16.00 WITA. Tak lama salah satu anak terbawa arus ke tengah," ungkapnya.
Dan pasca kejadian itu, sejumlah relawan bersama dengan warga sekitar melakukan pencarian terhadap bocah tersebut. "Ini masih melakukan pencarian, korbannya atas nama Agil (12), pelajat kelas 1 SMP," tutupnya.
Hingga berita ini ditulis, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap bocah yang tenggelam tersebut.
Penulis: Nancy
Editor: Maruly Zainuddin