Api diduga berasal dari korsleting listrik yang membuat api berkobar di dalam ruangan tersebut. Darwis, seorang dosen UINSI Samarinda pagi tadi menjelaskan, dirinya melihat percikan api di sebuah gudang berkas peralatan yang lampunya sudah padam
"Saat itu ada yang melihat percikan api, kemudian ada asap dan api langsung berkobar. Setelah itu dia mendengar suara ledakan dari sakelar," ungkap Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Anton Saman kepada Korankaltim.com. "Mahasiswa bersama dosen dan staf memadamkan api menggunakan alat pemadam dan menyiramkan air dari ember," sambungnya.
Saat api berkobar mahasiswa sedang dalam proses belajar mengajar, kemudian tiba-tiba mendengar informasi kebakaran tersebut. "Setelah mendengar ada informasi kebakaran, perkuliahan dihentikan sementara dan mereka langsung membantu memadamkan api," jelas Anton lagi.
Tak lama petugas bersama relawan tiba di lokasi dan melakukan penyemprotan menggunakan selang portebel dan mobil tangki PMK. "Setelah itu datang petugas, ya syukur api tidak menyebar," singkatnya.
Diduga api berasal dari korsleting listrik, yang berasal dari gedung FTIK, di dalam gudang berkas peralatan. "Dugaanya korsleting listrik berdasarkan keterangan saksi. Kalau untuk kerugiannya belum bisa diperkirakan, masih dilakukan pendataan," tutup Anton.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur