Terlihat dalam rekaman api membara dan petugas pemadam maupun relawan belum tiba di lokasi. Terdapat pula sebuah truk dan mobil mini bus terparkir yang belum dipindahkan, bahkan ada warga juga banyak yang menonton membawa anak-anaknya.
Informasi pesan grup pun warga meminta untuk aliran listrik dipadamkan dan juga menyebutkan jika yang terbakar adalah sebuah warung. Selain itu, dalam grup relawan menginformasikan kebakaran diduga akibat lilin yang menyala tersebut terjatuh dan mengenai bensin.
Hingga pukul 20.25 WITA diinformasikan jika api berhasil dikuasai oleh petugas dengan dibantu relawan.
Dikonfirmasi terkait musibah tersebut, Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Disdamkar Kota Samarinda, Teguh Setya Wardana mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi telah terjadi kebakaran di Jalan Poros Samarinda-Bontang, kemudian dari laporan tersebut unit terdekat langsung diluncurkan, dengan dibantu relawan serta PMK swasta.
"Yang terdekat posko 7 satu mobil tangki dan satu URC, dibantu serta relawan," tuturnya.
Disebutkannya, jika dalam kebakaran tersebut 1 bangunan terbakar yakni 1 rumah termasuk 1 unit kendaraan truk, mini bus dan sepeda motor.
"Satu rumah dan tiga kendaraan yang terbakar, kalau jumlah KK dan jiwa masih menunggu data lagi. Kalau kendala minim air,akses jalan luas karena dipinggir jalan," sambungnya,” jelasnya.
Ditanya soal dugaan penyebab kebakaran, Teguh menyebutkan berdasarkan informasi warga jika api berasal dari lilin.
"Kondisi sedang mati lampu dan pemiliknya menyalakan lilin, diduga jatuh dan terkena bensin, tetapi untuk pastinya masih dalam penyelidikan kepolisian Polsek Sungai Pinang," pungkasnya.
Penulis: Nancy
Editor: Maruly Zainuddin