"Kondisi gudang saat itu dalam keadaan tidak ada kegiatan karena itu gudang lama, apakah itu ada listriknya atau tidak masih kami dalami lagi, termasuk dengan pemiliknya," ujar Tri.
Gudang chemical tersebut berisi valet serbuk yang digunakan untuk pengeboran minyak namun sudah tidak terpakai sehingga kadaluarsa serta drum plastik berisikan sabun. "Gudang itu berisi bahan kimia untuk pengeboran yang sudah kadaluarsa," papar Tri lagi.
Setelah kejadian kebakaran tersebut polisi sudah memeriksa dua saksi yakni wakar serta warga sekitar. "Ada dua orang yang sudan kami mimtai keterangan," sebutnya.
Dari informasi yang dihimpun media ini, PT Kuala Delitran dulunya merupakan sub kontraktor dari Pertamina terkait bidang pengeboran minyak namun sudan tidak beroperasi sekitar empat tahun. Selain itu, gudang juga berisi sparepart dan tawas dan saat ini gudang tersebut hanya digunakan untuk parkir unit tronton, forklif dan mobil kecil.
Saat kebakaran terjadi malam kemarin, api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 23.00 WITA atau setelah 3 jam lewat 20 menit. Api sulit dipadamkan karena di dalam gudang banyak bahan yang mudah terbakar dan saat padam sempat kembali menyala, sehingga petugas pun melakukan pemadaman dengan menggunakan diterjen.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur