Menurutnya, Dinas Perikanan dan Peternakan dalam persoalan ini hanya memberikan rekomendasi kepada nelayan, sementara kelangkaan BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Bungker (SPBB) lebih disebabkan keterbatasan pasokan BBM dari Pertamina sendiri, sedangnya di Samarinda hanya ada 1 SPBB yang melayani pembelian BBM kepada nelayan.
"Prihatin dengan kondisi saat ini, terkait mata rantai pasokan BBM dari Pertamina memang sangat terbatas, jadi dalam hal ini sebaiknya ada yang menjembatani pihak Pertamina, nelayan dan Dinas Perikanan, ataukah DPRD bisa mempertemukan, supaya jangan berlarut-larut masalahnya," papar Sam Syaimun kepada Korankaltim.com, Jumat (19/8/2022)
Diterangkannya, hingga Juli 2022 ini Dinas Perikanan dan Peternakan telah memberikan 503 rekomendasi bagi para nelayan untuk melakukan pembelian BBM di SPBB. Pemberian rekomendasi tersebut dilakukan dengan sangat selektif sebagai upaya menghindari penyalahgunaan pembelian BBM.
"Kami memberikan rekomendasi itu agak selektif dan hati-hati supaya rekomendasi itu tidak disalahgunakan di lapangan dan juga petugas kita ada yang memverifikasi di lapangan," ujarnya.
Adapun salah satu persyaratan yang harus dilengkapi bagi para nelayan yang ingin mendapatkan rekomendasi ialah harus memiliki KTP dengan keterangan pekerjaan sebagai nelayan, memiliki surat rekomendasi dari kelurahan dan memiliki Kartu Pelaku Usaha Perikanan.
"Kalau nelayan pasti mempunya KTP dengan profesi nelayan, memiliki kartu pelaku usaha perikanan (Kusuka) dan kami agak selektif dan nelayan yang memiliki rekom tentu mendapatkan rekomendasi juga dari lurah setempat bahwa memang benar dia adalah nelayan," jelasnya.
Selanjutnya, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Samarinda berkoordinasi dengan Asisten Perekonomian dan Pembangunan dan bersurat ke Bagian Perekonomian Setda Samarinda perihal usulan penambahan kuota BBM solar bersubsidi bagi kapal perikanan.
Seperti diberitakan sebelumnya, akibat kesulitan mendapatkan BBM jenis solar bersubsidi, para nelayan melakukan demo mogok melaut di SPBB Jalan 79 Kampung Ketupat RT 14, Kelurahan Masjid, Kecamatan Samarinda Seberang, Kamis (18/8).
SPBB Triwira Jaya Kaltim yang sebelumnya ditunjuk sebagai penyalur BBM solar bersubsidi bagi nelayan ini, sejak 8 Agustus 2022 tidak memiliki stok BBM solar bersubsidi untuk disalurkan kepada nelayan.
Penulis: Linda Mulyani
Editor: Maruly Zainuddin