"Saya dapat laporan dari warga, kalau ada kebakaran di wilayah RT 10, dan saya langsung ke lokasi dan kemudian menghubungi petugas pemadam," kata Ketua RT 10, Ardiansyah (50).
Lanjut kata dia, dari informasi yang diterimanya, jika asal api berasal satu salah satu kamar bangsal, yang tidak ditempati karena dalam tahap perbaikan.
"Jadi, saluran listrik itu nyala selama tiga hari, kemungkinan bisa korsleting listrik," singkatnya.
Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Anton Saman melalui Kanit Reskrim, Iptu Dedi Septriadi saat dikonfirmasi mengatakan jika dalam musibah tersebut setidaknya ada dua bangunan yang terbakar, yakni satu bangsal tiga pintu dan satu bangsal dua pintu.
"Ada dua rumah yang terbakar dan saat ini kami sudah melakukan langkah awal dengan memasang garis polisi, untuk menyelidiki, penyebab kebakaran tersebut," ungkapnya.
"Tetapi, kalau dari keterangan warga, dugaan korsleting listrik, karena asal api dari bangsal yang tidak ada orangnya," sambungnya.
Lanjut kata Dedi, tak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, tetapi ada satu warga mengalami luka bakar ringan di punggung dan tangan.
"Warganya langsung dibawa ke puskesmas untuk diberikan penanganan. Sedangkan kerugian materil masih kami lakukan pendataan," tandasnya.
Penulis: Nancy
Editor: Supiansyah