Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA), PUPR Samarinda, Rosnayadi Novida mengatakan kebutuhan lahan untuk pembangunan kolam retensi dan tanggul pada segmen tersebut sebesar 17 hektare. "Sesuai perencanaan kami kebutuhan lahan di Bengkuring itu 17 hektar," ucapnya Rabu (6/7/2022).
Kendati demikian Bidang Pertanahan, PUPR Samarinda sebelumnya telah melakukan tahapan pembebasan lahan yang di mana rencananya akan membebaskan 3,56 hektare terlebih dahulu. Novida mengharapkan, perangkat pengampu pembebasan lahan dapat segera membebaskan sesuai dengan kebutuhan lahan yang ada. "Kalau 3,56 hektare itu hanya mengakomodir pembangunan tanggul kami saja, kami harap dapat dibebaskan sesuai rencana yang ada," ungkapnya.
Untuk diketahui program pengendalian banjir yang menggunakan skema MYC terdapat di dua titik yaitu Bengkuring dan Pampang, total anggaran yang diperlukan sebesar Rp205 miliar sementara khusus untuk 2022 ini disediakan Rp50 miliar terhadap dua titik tersebut.
Penulis: Claudius Vico
Editor: Supiansyah