"Hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara), penyebabnya karena ada alat elektronik yang menyala, kemungkinan dari kipas angin, kemudian meleleh dan merembet ke kasur hingga merembet ke dinding kayu rumah," papar Made.
"Tetapi saksi di TKP menyebutkan karena kompor menyala, sedangkan Inafis dari elektronik," ungkapnya.
Disinggung soal dugaan penyebab kebakaran dari tumpukan gudang solar, Made menuturkan jika gudang ini tidak satu bangunan, tetapi berdempetan.
"Jadi sebelah rumah asal api, bukan titik awal api. Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi," papar Made lagi.
Gudang timbunan solar itu sendiri disebutnya menjadi pemicu api semakin membesar. “Api membesar karena adanya timbunan solar, tetapi bukan asal api," tegasnya.
Polisi tetap melakukan penyelidikan terkait temuan gudang penimbunan solar tersebut. "Iya akan kami dalami, hanya saja barang buktinya sudah habis, kecuali masih ada sisanya. Kalau dilihat memang ada solar tetapi kan harus ada bukti baru bisa disimpulkan," pungkas Made.
Diberitakan sebelumnya, musibah kebakaran terjadi yang awalnya diduga berasal dari gudang penumpukan solar Jalan Untung Suropati RT 25, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, tak jauh dari SPBU jam 10.00 WITA pagi tadi. Imbas kebakaran itu enam rumah termasuk gudang penimbunan solar hangus dilalap api.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur