"Ini kami masih mintai keterangan dari saksi-saksi, dan saat ini sudah ada lima yang kami periksa," katanya.
Ia menjelaskan jika salah satu saksi yakni Hermansyah (36), jika sekitar pukul 16.20 WITA mengaku dirinya sedang berada di dalam rumah bersama keluarganya. Tiba-tiba, mendengar suara teriakan api api dari luar rumah, kemudian dirinya langsung keluar rumah untuk memastikan.
"Saat keluar dia melihat api menyala di atap rumah Syahranie dan langsung menyelamatkan keluarganya," tuturnya.
Sementara dari keterangan Hj Nursiah (63), saat itu berada di dalam rumah, usai menjalankan salat Ashar, tiba-tiba mendengar suara orang berlari dari atas loteng rumahnya. Yang, mana saat itu nenek ini sudah terkepung api dari depan dan belakang rumah, setelah itu keluar dengan dibantu warga sekitar.
"Dari keterangan saksi ini (Nursiah) api berasal dari atap lantai atas rumah Syahranie," imbuhnya.
Dan pasca kejadian, pihaknya telah memasang garis polisi di sekitar area yang terbakar, untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
"Untuk penyebabnya kami masih akan melakukan olah TKP, bersama Unit Inafis besok, karena kami tidak bisa menduga-duga dulu," terangnya.
Musibah kebakaran di Jl Cipto Mangunkusumo RT 02 Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir itu menghanguskan 18 bangunan.
Penulis: Nancy
Editor: Supiansyah