Merespons penyebaran hepatitis, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda Asli Nuryadin mengatakan belum ada siswa yang terkonfirmasi menderita hepatitis, sehingga PTM terus berjalan seperti biasa dan pihaknya menunggu instruksi dari Wali Kota Samarinda.
"Kita tetap jalankan, karena instruksi dari pemkot juga belum ada. Kita menunggu saja nanti dari Dinas Kesehatan seperti apa, dari gugus juga tapi sampai sekarang kita masih seperti biasa belajarnya," kata Asli.
Untuk mengantisipasi hal itu, Asli terus memberikan imbauan kepada seluruh sekolah untuk tetap memprioritaskan protokol kesehatan. Dikatannya, ia berharap hepatitis tidak sampai terjangkit oleh peserta didiknya karena seluruh peserta didik telah dibekali anti body sejak kecil.
"Prokes tetap menjadi perhatian utama kita, kita lihat sampai sejauh mana, karena anak-anak sudah di vaksin dan sudah 90 persen lebih termasuk guru-gurunya," Imbuhnya.
Saat ini PTM masih tetap diberlangsung seperti semula sampai mendapati perkembangan lebih lanjut. Memasuki akhir tahun pembelajaran, Asli mengatakan nantinya siswa nantinya akan libur panjang dan aktivitas di sekolah pun tidak terlalu banyak.
"Sementara kita seperti biasa tapi kita menunggu perkembangan lebih lanjut. Yang penting sekolah tetap optimalkan prokes dan kebersihan lingkungan," Tandasnya.
Penulis: Linda Mulyani
Editor: Supiansyah