Pada 2022 ini, Dinas PUPR Samarinda akan melaksanakan kegiatan pengendalian banjir tepatnya pada Jalan S Parman dan kawasan Jalan AW Syahranie, yang di mana pada dua titik itu sebelumnya masih terkenal sebagai kawasan langganan banjir.
Sekretaris Dinas PUPR Samarinda, Desy Damayanti mengatakan kegiatan pengendalian banjir yang akan dilaksanakan pada dua titik itu merupakan kegiatan lanjutan pada 2021 lalu pihaknya telah mengerjakan sebagian dari total rencana pengerjaan. "Kami akan lanjutkan, seperti di Jalan S Parman itu saluran bawah jalan akan kami tembuskan sampai ke kolam retensi, begitu juga di Jalan AW Syahrani," ucapnya, Senin (16/5/2022).
Desy membeberkan untuk rencana pengerjaan di Jalan S Parman pihaknya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp16 miliar yang dimana panjang pengerjaan mulai dari depan pintu gerbang Rumah Jabatan Wali Kota Samarinda sampai ke arah Kolam Retensi di depan Mal Lembuswana.
Sementara itu pada rencana pengerjaan di Jalan AW Syahrani ia masih belum dapat memastikan berapa besaran anggaran yang akan dikucurkan,l. Sebab pada titik itu pihaknya mengandalkan sumber dana dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Kaltim. "Sementara ini masih dalam proses asistensi makanya kami masih belum bisa beber berapa besarannya," ungkapnya.
Tak hanya itu kegiatan pengendalian banjir lainnya berupa pembangunan tanggul dan bendali di dua titik yaitu kawasan Pampang dan kawasan Bengkuring, akan tetapi dalam pembangunannya akan menggunakan sistem penganggaran tahun jamak atau Multi Years Contract (MYC).
Penulis: Claudius Vico
Editor: Supiansyah