Petugas kapal pun mulai mengangkut kendaraan roda dua ke kapal serta barang-barang para penumpang.
Wahab, satu dari beberapa penumpung kapal yang mudik bersama dengan anak istrinya mengaku datang lebih awal, pada pukul 21.00 WITA karena memprediksi jika datang pada waktu keberangkatan penumpang membludak.
"Kalau datang besok takut penumpangnya banyak, kan ini kapal terakhir, jadi saya cari tempat duluan, menginap di kapal," kata Wahab.
Sementara Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II A Mukhlis Tohepali saat ditemui di pelabuhan mengatakan, untuk mengantisipasi penumpang membludak dan over kapasitas, ia pun mengingatkan kepada pihak kapal jika sudah mencapai kapasitas, untuk tidak mengambil penumpang.
"Saat ini informasinya tiket yang terjual sekitar 1.200, dengan kapasitas 1.800 orang. Kalau sudah tercapai kemungkinan akan berangkat lebih awal untuk menghindari penumpang membludak," kata Mukhlis.
Kalau masih ada calon penumpang yang belum bisa berangkat melalui Pelabuhan Samarinda, dirinya menginformasi bisa melalui Balikpapan.
"Mereka bisa mengikuti jadwal-jadwal kapal di Balikpapan, karena kalau tidak salah Kamis dan Jumat itu ada kapal ke Parepare," sebutnya.
Pada Rabu (27/4/2022) kemarin KSOP Kelas II A Samarinda memberangkatkan dua kapal, karena penumpang membludak yakni KM Pantokrator dan KM Queen Soya dengan total penumpang 2.154 penumpang.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur