Disgad Samarinda menggandeng beberapa instansi dan lembaga-lembaga swasta yang ada di Kota Tepian saat menggelar kegiatan ini yang dibuka Wali Kota Samarinda Andi Harun.
Pasar Murah Ramadan ini merupakan kegiatan berkala yang akan terus dijalankan setiap bulan suci tiba juga di hari-hari keagamaan nasional.
Kegiatan ini digelar sebagai upaya membantu masyarakat menghadapi kenaikan pangan jelang Hari Raya Idulfitri yang mulai merangkak terkhusus bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah.
"Saat Ramadan hingga Idulfitri pasti ada kebutuhan yang makin besar sehingga biasanya berpengaruh pada harga. Untuk mengurangi gejolak harga kami akan terus melaksanakan pasar murah selama Ramadan," kata Andi Harun kepada Korankaltim.com disela kegiatan ini.
Tidak ada syarat khusus bagi pembeli di Pasar Murah Ramadan ini, namun konsumen diutamakan untuk masyarakat yang berpenghasilan rendah.
Barang yang dijual diantaranya sayur, minyak goreng bermerk dan curah, mie instan, bawang merah dan putih, berbagai perlengkapan rumah tangga juga kue kering.
"Tidak ada syarat khusus untuk masyarakat berbelanja di pasar murah itu. Dikhususkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah sehingga benar-benar bermanfaat karena harganya beda beberapa ribu minimal 10 persen lebih murah dari pada di gerai-gerai swalayan dan tradisional," ungkap AH.
Pemkot Samarinda terus melakukan monitoring terhadap kenaikan-kenaikan harga bahan pokok yang tidak rasional dan melakukan tindakan tegas untuk menekan angka kenaikan harga terhadap bahan pokok agar tidak terjadi peningkatan inflasi di Samarinda.
"Inflasi Samarinda tidak meningkat karena terus dikawal dan terus monitor," jelasnya.
Terpisah, Kadisdag Samarinda Marnabas menyebutkan, kegiatan serupa juga akan berlangsung di lima kelurahan dengan tetap menjual bahan pangan yang harganya tidak melebihi 10 persen dari harga awal.
"Nanti kami gerakan di 5 kelurahan, Saya ingin harganya dibawah 10 persen," ujar Marnabas.
Disela kegiatan dilakukan penyerahan sembako kepada 95 ketua RT di Kelurahan Air putih dan Air Hitam, serta pemberian bantuan kepada pekerja lapangan seperti pekerja kebersihan, penjaga malam dan wakar oleh Andi Harun.
Penulis: Linda Mulyani
Editor: Aspian Nur