“Ada di Loa Janan, Tenggarong Seberang dan Samboja, tiga kecamatan di Kutai Kartanegara,” kata Ketua Umum Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) Pusat Rizal Kasli kepada Korankaltim.com Rabu (23/3/2022) hari ini.
Rencananya, dibeberapa lubang bekas tambang tersebut akan dibangun Floating Solar Panel. Program tersebut akan menggandeng Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk mewujudkan sumber energi listrik baru di Kaltim.
“Dari Pemkab Kutai Kartanegara sendiri sudah menyiapkan lahan seluas 160 hektar. Itu lahan bekas tambang,” ungkapnya.
Bukan cuma hanya energi surya, kolam bekas galian tambang juga direncanakan untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Meskipun tidak untuk energi skala besar, namun Rizal optimis pemanfaatan air di kolam tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di sekitar area tambang.
Penulis: Permata S Rahayu
Editor: Aspian Nur