Miftah Faaza Habibah, wanita penghuni indekos tempat anjing dievakuasi itu menjelaskan, anjing itu bukan yang dipelihara di tempat kosnya. "Itu bukan anjing kami," kata gadis 21 tahun ini kepada Korankaltim.com malam tadi.
Miftah menduga, anjing tersebut ingin mencari makan hingga akhirnya tersangkut ketika ingin keluar dari pelataran indekosnya dan tak bisa meloloskan diri selama dua jam.
"Kira-kira sudah dua jam. Tadi kami sudah usaha untuk kasih rusak pagar, tapi tidak bisa juga," urainya.
Karena telah berupaya namun tak membuahkan hasil, akhirnya dirinya mencoba menghubungi petugas Damkar untuk melakukan penyelamatan. Alhasil dengan sigap petugas merespons datang ke lokasi membawa mobil pemadam berwarna merah beserta lima petugas, sekira pukul 23.00 WITA atau jam 11 malam.
Tim penolong yang berasal dari Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) posko 2, Rescue Taruna Samarinda (Restana) dan Animal Rescue, dengan tangkas melakukan aksi penyelematannya. Tidak memakan waktu lama anjing tersebut pun dapat diselamatkan.
Petugas Disdamkar Posko 2 Wahyudin Noor mengaku sebenarnya sudah terbiasa melakukan penyelamatan terhadap hewan bahkan hampir setiap hari. "Tapi kalau hari ini di wilayah kerja Posko 2 baru selamatkan anjing ini saja," kata Wahyudin.
Setelah diselamatkan, anjing tersebut pun tak langsung pergi karena diduga mengalami trauma atau cedera di tubuhnya. Namun tak memakan waktu lama, perlahan anjing tersebut pergi.
Penulis : Faishal Ays
Editor: Aspian Nur