Dari tiga kegiatan. Skytrain dan Pelabuhan Curah merupakan rencana pembangunan yang diminta untuk direvisi sementara satu kegiatan lagi adalah Lampu Penerangan Jalanan Umum (LPJU) yang merata dan tidak direvisi.
"Perlu ada yang diperbaiki, jadi berkembang diskusi bagaimana kalau kereta api aja agar tersambung dengan kereta api lintas Kalimantan, kalau Pelabuhan Curah harus ada yang dilengkapi," sebut Sugeng kepada Korankaltim.com Selasa (11/1/2022) lalu.
Usai melalui tahapan presentasi dengan pemerintah pusat, Pemkot Samarinda akan melakukan konsultasi publik kemudian sejumlah kegiatan yang belum mendapatkan prakarsa dari pihak swasta akan masuk dalam buku biru Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Untuk diketahui baru satu kegiatan yang sudah memiliki prakarsa pihak swasta yaitu Pelabuhan Curah yang di prakarsai oleh PT Samudera Indonesia. "Sisanya nanti akan masuk ke dalam buku biru itu untuk didagangkan kepada investor," papar Sugeng.
Sementara itu kegiatan yang berupa LPJU merata di Kota Samarinda mendapat respon baik bahkan melalui program Sistem Layanan Penerangan Jalanan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (Si Laju Perkim) jadi indikator Kota Samarinda berada di peringkat kelima untuk Smart City.
Penulis : Claudius Vico
Editor: Aspian Nur