Ketua Dewan Pimpinan Pusat Barisan Muda Daerah (DPP Barmuda) H Anderiy Syachrum mengatakan di usia ke-65 tahun sejatinya Kaltim matang dalam berbagai hal.
Melihat rencana pembangunan infrastruktur yang akan digenjot pada 2022 ini, sudah selayaknya peningkatan kapasitas SDM juga harus di pacu.
"Kita gak bisa untuk fokus ke infrastruktur saja, tapi peningkatan SDM juga untuk menyokong pindahnya IKN nanti," kata H Andre sapaannya, Senin (10/1/2021).
Ketika aturan mengenai IKN telah disahkan dan diberlakukan, maka pastinya akan banyak warga dari Jakarta ataupun daerah lain yang akan mendarat ke tanah Borneo. Hal ini pun jika dicermati, akan menjadi suatu tantangan bagi putra daerah. Penduduk lokal mau tak mau, suka tak suka harus bersaing dengan warga luar. Tidak hanya luar daerah melainkan juga luar negeri.
"Dalam konteks ini sudah sepatutnya perlu kita perhatikan, sebagai upaya preventif dan memaksimalkan peran penduduk asli daerah," tuturnya.
Pemprov Kaltim, kata dia, perlu masifkan pelatihan-pelatihan demi menggenjot kompetensi dari warga. Tak hanya sampai disitu, sertifikasi-sertifikasi khusus pada bidang tertentu juga perlu di galakkan.
Tak hanya pada pemerintah, ia pun mengingatkan kepada masyarakat agar bisa secara sadar melihat sebuah tantangan dan ancaman yang akan datang. "Pemerintah dan masyarakat perlu bersinergi untuk menjawab tantangan jaman ini," tandas dia.
Penulis : Faishal Ays
Editor : Bambang Irawan