Hal ini diungkapkan BIN Pos Daerah (Posda) Samarinda, Aldo Timoris saat ditemui di sela-sela kegiatan. "Untuk kali ini kami melaksanakan vaksinasi lanjutan di kantor Kelurahan Karang Asam Ulu untuk jenis pfizer, sebanyak 250 dosis. Sasarannya para pekerja yang pulangnya sore hari, makanya kami melaksanakan mulai sore sampai malam," ungkapnya.
"Bulan lalu kami sudah melaksanakan untuk dosis pertama sebanyak 155 dosis dan ini yang kedua, tetapi kalau misalnya ada yang mau dosis pertama ya kami juga siap, dipersilakan datang ke kami," sambungnya.
Di saat bersamaan pula Binda Kaltim juga melaksanakan vaksinasi di Kabupaten Paser, Kutai Timur (Kutim), Berau dan Kota Bontang.
"Juga vaksinasi perdana anak untuk usia 6-11 tahun, yang dilaksanakan di Kota Balikpapan, sebelumnya sudah dilakukan di Bontang. Kalau untuk anak-anak ini hanya diperbolehkan jenis Sinovac," terang Aldo.
Namun, dalam Instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi), untuk Kaltim yang diperbolehkan melaksanakan vaksinasi usia anak baru Kota Bontang dan Balikpapan.
"Kalau Samarinda belum, karena untuk Lansia di Samarinda masih mencapai sekitar 43 persen, itu syarat dari Kemenkes, kalau melaksanakan vaksinasi anak jika capaian lansia di atas 60 persen," beber Aldo.
Berdasarkan data yang dihimpun Binda Kaltim, Balikpapan menjadi yang tertinggi dalam pencapaian vaksinasinya, yakni di atas 90 persen, sedangkan terendah di Kabupaten Berau yaitu 51 persen.
"Ini yang juga akan kami kebut, dengan bersinergi dengan pemerintah setempat yang ada di Kaltim dan mereka juga sudah mulai rutin. Kalau Samarinda sampai sekarang sekitar 78 persen," pungkasnya.
Untuk diketahui untuk penyeluran dosis vaksin yang telah dilakukan oleh Binda Kaltim di seluruh wayah Benua Etam mulai Juli-Desember sudah mencapai kurang lebih 350 ribu dosis.
Penulis : Nancy
Editor : Bambang Irawan