Ia menggambarkan dari tiga kegiatan yang sudah melalui tahap studi pendahuluan itu sudah ada satu kegiatan yang di prakarsai oleh pihak swasta. "Buktinya Pelabuhan Curah sudah bekerja sama dengan PT Samudera Indonesia," ungkapnya Minggu (12/12/2021).
Ia turut mengapresiasi respon cepat dari pihak swasta yang sudah siap melaksanakan kegiatan tersebut, dua di antaranya akan menyusul jalinan kerjasama dengan pihak swasta. "Yang sudah melalui tahapan awal tiga kegiatan dari lima proyek. Dari tiga ini baru satu yang sudah ada kerjasama, mudahan dua lainnya akan menyusul," tuturnya.
Untuk diketahui Pemkot Samarinda merencanakan lima kegiatan yang skema anggarannya dengan KPBU yaitu Pelabuhan Curah, Lampu Penerangan Jalanan Umum (LPJU) tersebar, Sky Train, Pengembangan Rumah Sakit Internasional dan Sarana Prasarana Wisata Sungai Mahakam Kelas Dunia. Sedangkan tiga kegiatan yang telah melalui tahap studi pendahuluan yaitu Pelabuhan Curah, Lampu Penerangan Jalanan Umum (LPJU) tersebar dan Sky Train.
Andi Harun menyampaikan dua kegiatan lainnya yang tahapan studi pendahuluan masih berjalan juga tak kalah menarik. "Seperti wisata Sungai Mahakam dan Rumah Sakit Internasional keduanya sama-sama menjanjikan," sebutnya.
Sebelumnya diwartakan, Sekretaris Tim KPBU, Hari Prabowo mengatakan beberapa waktu lalu tim tersebut telah mempresentasikan garapannya kepada Pemkot Samarinda, dari hasil presentasi yang sudah dilakukan sejumlah unsur yang terlibat memberikan beberapa usulan untuk dilengkapi sebelum dokumen tersebut dibawa untuk dikoreksi di Kantor Bersama KPBU.
Penulis : Claudius Vico
Editor : Bambang Irawan