“Namun ketika memasuki taxiway, piloy merasakan struktur aspal di sana seperti tidak normal,” jelas Danang.
Ia memastikan Batik Air telah mempersiapkan penerbangan sesuai dengan prosedur standar operasional. Sehingga ketika menemui ada yang tidak normal dengan taxiway, pilot pun memutuskan untuk menghubungi petugas lalu lintas udara dan petugas layanan darat agar melakukan pengecekan.
“Lalu kami menerima konfirmasi bahwa taxiway harus dicek. Karena kondisinya amblas,” sambungnya.
Selama proses pengecekan, dan perbaikan tidak ada penerbangan yang beroperasi. Baik untuk lepas landas maupun pendaratan.
“Penumpang pesawat semua dikembalikan ke ruang tunggu untuk memperoleh informasi lebih lanjut dan mendapatkan pelayanan,” imbuhnya lagi.
Kepala Bandara APT Panoto Samarinda membenarkan terdapat masalah dalam Taxiway di Bandara Samarinda. Pihaknya pun langsung melakukan patching atau penambalan di landasan yang mengalami amblas.
“Patching malam ini. Pesawat besok pagi (Rabu) lepas landas jam 08.00 WITA,” tandasnya singkat.
Penulis: */Permata S. Rahayu
Editor : Bambang Irawan