Ia menyebutkan jika pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar sudah terlaksana meskipun baru penyuntikan dosis pertama pada dasarnya siap melaksanakan PTM, sebab dari pelaksanaan tersebut tetap beracuan pada keputusan orang nomor satu di Samarinda itu. "Kalau hari ini selesai vaksinasi sesungguhnya sudah siap, untuk dosis keduanya bisa sambil berjalan, jadi sambil menunggu sambil PTM berjalan," ucapnya kepada awak media Kamis (9/9/2021).
Pemimpin berdarah Sulawesi Selatan itu mengakui Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Samarinda sudah mengajukan tiga rekomendasi skema pelaksanaan PTM yang direncanakan berjalan
Opsi pertama membuka 94 sekolah, kemudian membuka sebagian dari 94 sekolah atau bahkan hanya membuka 14 sekolah dari yang pernah melaksanakan PTM beberapa waktu lalu.
Ia menegaskan dari sejumlah pilihan itu kemungkinan pilihannya lebih mengarah kepada rekomendasi kedua yaitu membuka sebagian dari 94 sekolah. "Supaya bisa kembali beradaptasi karena takutnya kaget lama tidak buka, jadi kita pelan-pelan," tuturnya.
Sementara itu untuk diketahui hingga saat ini sudah sebanyak empat sekolah yang pelajarnya sudah mendapatkan vaksinasi yaitu SMPN 36, SMPN 18, SMPN 22 dan SMPN 1.
Kepala Disdik Samarinda memastikan terhadap 4 sekolah tersebut menjadi prioritas dalam penerapan PTM mendatang. "Pokoknya yang siswanya ini sudah di vaksinasi kami akan prioritaskan, apalagi persiapan juga sudah kita lakukan jauh hari," tandasnya.
Penulis : Claudius Vico
Editor : Bambang Irawan