Kepala Seksi (Kasi) Pemeliharaan Jalan dan Jembatan PUPR Samarinda, Budi Santoso mengatakan penanganan jangka pendek yang dilakukan yaitu dengan membangun jalan sementara yang berada tepat di samping titik longsor.
Jalan sementara yang diuatkan itu memakai telford yang merupakan metode perkerasan jalan sebelum jalan tersebut di aspal. "Penghamparan laterit sudah selesai, tinggal agregat dan aspal jalan sementara aja lagi," ucapnya Senin (6/9/2021).
Sedangkan penanganan pada titik longsor masih menunggu hasil dari geolistrik yang merupakan salah satu teknologi baru dalam mengetahui penyebab terjadinya longsor. "Supaya kita tidak salah penanganan makanya kita gunakan metode ini," ujarnya.
Namun ia membeberkan kemungkinan yang akan menjadi penanganan pada titik longsor pihaknya akan memakai pile slab atau dinding penahan tanah. "Bisa jadi menggunakan di antara dua itu," tandasnya.
Penulis : Claudius Vico
Editor : Bambang Irawan