Contohnya kegiatan pengerjaan normalisasi drainase di Jalan Cermai, Kelurahan Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu. Saat ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda tengah melakukan pengembangan sistem saluran air.
Kepala Seksi (Kasi) Pembangunan Sarana dan Prasarana Wilayah Sungai dan Muara, PUPR Samarinda, Hendra Kusuma menjelaskan pengerjaan drainase itu sepanjang 134 meter dengan lebar 3 meter dan kedalaman mencapai 2,2 meter. "Untuk pengerjaan memakan anggaran Rp 3,7 miliar," ucapnya Senin (31/8).
Selain melakukan normalisasi drainase pihaknya juga memaksimalkan crossing drainase yang ada di titik tersebut, Hendra menjelaskan kondisi saat ini crossing tersebut tegak lurus menyeberangi saluran sisi lainnya, sehingga dalam pengerjaan ini crossing drainase akan dibuat lebih landai. "Yang lagi dikerjakan ini kan dari sisi sebelah kanan, selama ini kan tumpuannya hanya pada saluran yang sedang kita kerjakan, makanya nanti akan kami buat landai crossingnya," urainya.
Namun dari upaya pengerjaan itu belum dapat menjawab secara keseluruhan mengenai persoalan banjir yang ada pada kawasan tersebut, sehingga selain drainase nantinya PUPR juga memiliki rencana untuk membenahi saluran yang ada pada Jalan Gunung Merbabu dan Jalan Gunung Merapi. "Jadi ini masih tahap awal, rencananya nanti mungkin kita akan pecah aliran ait itu ke Jalan Gunung Merbabu dan Merapi," jelasnya.
Hendra mengatakan untuk kegiatan lainnya masih belum dapat dikerjakan pada tahun ini sebab kebutuhan anggaran diperkirakan sangat besar. "Tapi kalau perencanaan di tahun ini memungkinkan sepertinya," tandas Hendra.
Penulis : Claudius Vico
Editor : Bambang Irawan