Agus Eko, relawan dari Tim Tinggiran Air Putih, kepada Korankaltim.com di lokasi terbaliknya truk siang tadi menjelaskan, kecelakaan tunggal terjadi karena truk menghindari lubang.
"Truk dari atas tanjakan dengan kecepatan sedang berusaha menghindari lubang di tengah jalan tapi ban depan masuk ke tepi jalan yang tanahnya berlumpur," jelas Agus.
Karena tak mampu menguasai setir yang bergerak liar dan kondisi jalan licin imbas hujan deras, truk akhirnya terbalik dan melintang di tengah jalan.
"Tidak ada korban, supir truk juga tidak mengalami luka. Dia langsung menghubungi temannya untuk datang memindahkan barang yang berhamburan di jalan ke truk yang dibawa temannya," papar Agus yang mengatur lalu lintas di lokasi terbaliknya truk.
Jalan yang lengang tak membuat kemacetan karena kendaraan roda dua maupun roda empat tetap bisa melintas .
Penulis: Aspian
Editor: Bambang Irawan