Karenanya, mereka mencoba melakukan kegiatan yang diharapkan dapat bermanfaat untuk masyarakat lainnya. "Makanya kami coba kemas dalam perayaan Tahun Baru Hijriyah dan Hari Kemerdekaan RI ini dengan memberikan bantuan kepada anak yatim," kata Slamet kepada Korankaltim.com malam tadi.

Kepengurusannya ini memiliki slogan dan prinsip yang teguh untuk dipegang setiap saat, yaitu berjuang. Hal ini dibuktikan dengan adanya gebrakan-gebrakan yang dibuat melalui program yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dimana beberapa waktu lalu pihaknya telah melakukan gotong royong pembangunan musala.
"Kami lakukan kerja-kerja ini sebagai bentuk perjuangan," tuturnya. Sementara Sekretaris DPC Sungai Pinang, Royhid Perdana Putra menambahkan, kegiatan sosial ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar. "Karena pada dasarnya Bapera ini ada untuk kemaslahatan masyarakat," ujar Royhid.
Kegiatan sosial yang akan dilakukan tidak hanya pada kegiatan kali ini saja, melainkan juga akan ada agenda-agenda selanjutnya yang dilaksanakan. Namun, tetap dalam koridor yang bersifat sosial.
Ketua Divisi Bidang Keagamaan DPC Bapera Sungai Pinang Ahmad Samidin memaparkan, kegiatan kali ini diantaranya yaitu melantunkan syair-syair, nasyid dan juga pembacaan shalawat Nabi yang diiringi dengan rebana, pengajian, dan memberikan santunan ke anak yatim. "Harapannya ini bisa memicu anak muda ke depannya, mengetuk pintu hati mereka," tutur Samidin.
Samidin mengaku kegiatan ini hasil buah pikir dari adanya program rutin yang sering dilakukan pada setiap Minggu malam, yaitu yasinan dan maulid. "Awalnya dari agenda rutin Majelis Mahabbatul Ummat Barisan Pecinta Rasulullah, hingga akhirnya kami bisa mengadakan kegiatan ini," rurup Samidin.
Penulis : */Faishal Ays
Editor: Aspian Nur