Sejak awal 2020 lalu tepatnya saat Covid-19, penumpang angkotnya mulai berkurang dan penghasilannya pun menurun drastis. Hal tersebut membuat ia harus memutar otak, bagaimana cara untuk mencari uang tambahan demi menghidupi istri dan kedua anaknya.
Kalau terus melanjutkan sebagai supir angkot, penumpang berkurang apalagi untuk biaya perawatan mobil memerlukan biaya yang cukup besar. "Sempat mau perbaikin mobil, tetapi spare partnya mahal dan ban mobil juga sudah gundul, mau saya ganti, ya uangnya juga tidak ada, makanya saya pikir dijual saja," ungkap pria 35 tahun tersebut.
Untuk menjual angkotnya tersebut pun ia mengaku kesulitan karena tidak ada yang mau membeli. Tetapi, ternyata ada pemulung besi tua mendatanginya dan menawar angkot miliknya tersebut, karena sudah mempertimbangkan hal itu, akhirnya dijual seharga Rp4,5 juta. "Ya, mau tidak mau saya terima saja, karena bahan-bahan mobil mahal dan harus ganti ban, karena istri setuju, makanya saya jual saja," papar Sudarsono.
Uang hasil dari penjualan angkot miliknya itu pun, dijadikan modal untuk membuat usaha kecil-kecilan. "Uangnya buat modal usaha, saya buat gerobak untuk menjual gorengan seharga Rp3 juta, itu sama peralatan jual gorengan, sisanya untuk pegangan saya," ucapnya lagi. Setelah membuka usaha gorengan tersebut penghasilannya lumayan dan bisa mencukupi keperluan sehari-hari keluarganya.
"Memang awalnya tidak langsung laris, namanya usaha kan begitu ya, tetapi, setelah berjalannya waktu, sampai setahunan ini sudah lumayan, pasti selalu habis, Alhamdulillah. Kalau jualannya, biasanya dari pagi sampai siang saja, Satu gorengan seribu rupiah saya jual, ya lumayan rame, banyak juga teman-teman angkot yang beli," ungkap Sudarsono dengan mata berbinar.
Dirinya berharap pemerintah bisa memberikan solusi kepada teman-teman angkot, yang saat ini terdampak dengan pandemi ini. "Karena memang penumpang kurang, apalagi mereka kalah bersaing dengan teman-teman yang online, ya paling tidak bisa mendapatkan perhatian juga," tutup Sudarsono.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur