Tak hanya itu, jumlah titik banjir pada Jumat (13/8/2021) lebih banyak dari hari Kamis kemaren.
Jika sebelumnya tercatat melalui data dari Pusdalops 20 titik banjir saat ini jumlah titik banjir bertambah menjadi 21 titik.
Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda, Iskandar menyebutkan, kedalaman banjir beragam, mulai dari 25 centimeter hingga 40 centimeter. "Keliatannya sedikit lebih dalam dari yang sebelumnya," tuturnya Jumat (13/8/2021).
Ia menyebutkan sejumlah titik banjir yang ada yaitu Jalan Lempake Jaya, Jalan Juanda, Jalan Pasundan, Jalan Katamso, Jalan Ir. Sutami, Jalan Simpang Belimau lempake tepian, Jalan Suryanata, Jalan Tinggiran, Jalan Damai, Jalan Gerilya, Jalan Damanhuri, Jalan Mugirejo, Jalan Aw Syahrani, Jalan Sukorejo lempake, Jalan DI Panjaitan terdapat dua titik yaitu di bawah Perumahan Alaya dan di depan Terminal Bus, Jalan M Yamin, Jalan Wahid Hasyim I dan II, Simpang Lembuswana, Jalan Gunung Kapur II dan Simpang Sempaja.
Sementara itu tidak hanya banjir yang melanda kota Samarinda, melainkan bencana tanah longsor juga turut menyertai, Iskandar menyebutkan bencana itu terjadi pada Perumahan Graha Indah Blok H RT 53, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu. "Hanya longsor sedikit tebing jalan dalam kondisi aman," tandasnya.
Penulis : Claudius Vico
Editor : Bambang Irawan