Rakor tidak hanya menghitung berapa kebutuhan oksigen secara riil saat ini di semua sarana kesehatan di Kaltim, tetapi juga mendengar laporan langsung kemampuan produksi oksigen dari beberapa produsen.
“Kami minta laporan terkini kemampuan produksi oksigen dari beberapa produsen di Kaltim dan laporan kebutuhan dari semua sarana Kesehatan yang dihimpun oleh Dinas Kesehatan,” lanjutnya. Terungkap pula beberapa masalah dan kendala di lapangan berdasarkan laporan para pihak yang mengikuti rapat ini,
“Ada beberapa permasalahan yang ditemukan di lapangan dan hasil rapat tadi mengambil langkah-langkah strategis untuk mengatasi beberapa masalah dan kendala tersebut yang kemudian langsung di respon cepat oleh anggota Satgas untuk ditindaklanjuti," jelasnya
"Mengenai masih kurangnya tabung oksigen di Kalimantan Timur padahal kemampuan produksi masih memungkinkan, kemudian juga tingginya permintaan dari masyarakat langsung diluar kebutuhan rumah sakit dan beberapa kendala pabrik oksigen seperti masalah listrik, masalah transportasi seperti pasokan bahan baku dari luar pulau hingga pekerja yang terpapar covid-19,” ungkap Sa’bani.
Editor: Aspian Nur