“Bangga dan beruntung Kaltim termasuk dari lima provinsi terpilih untuk penerapan ASO ini pertama kali di Indonesia itu,” kata Muhammad Faisal Kepala Diskominfo Kaltim.
Menyongsong pelaksanaan tersebut akan dibagikan Set Top Box (STB) untuk warga miskin di tiga daerah tadi sesuai dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) milik Kementerian Sosial, sehingga di daerah nanti berkoordinasi dengan Dinas Sosial setempat dan juga Diskominfo nya,
“Dari 90.695 calon penerima untuk Tahap 1 ASO ini, sebanyak 29.368 penerima dialokasikan untuk daerah Kaltim-1 dengan rinciannya adalah untuk Samarinda sebanyak 7.219, Bontang 2.437 dan Kutai Kertanegara sebanyak 19.712 penerima’” lanjut Faisal.
STB gunanya saat ASO diterapkan semua siaran televisi di wilayah Kaltim-1 akan digital, jika siarannya sudah digital maka dibutuhkan smart televisi atau internet TV untuk bisa menangkap siarannya,
“Pastinya jika siaran digital maka masyarakat akan dapat menikmati sajian yang lebih bersih, jernih, berkualitas dan canggih, namun harus menggunakan smart televisi. Jika belum Smart TV maka dibutuhkan sebuah alat lagi untuk bisa menangkap siarannya yang disebut dengan STB. Nantinya akan dipasang antara antena dan televisi,” kata mantan Kabag Humas Pemkot Samarinda.
STB ini nantinya akan mengubah sinyal digital yang ditangkap oleh antena menjadi analog, “Tak perlu ganti televisi lagi walaupun siarannya sudah digital semua, harganya tidak mahal dipasaran dan cukup sekali saja membelinya, sekarang saja sudah on air 17 dari 23 siaran televisi digital yang terdaftar di Kaltim-1 serta akan terus bertambah jumlah siaran digitalnya." ujar Faisal.
Akan semakin banyak pilihan masyarakat untuk menikmati siaran televisi yang berkualitas secara gratis, khusus untuk warga miskin sesuai data DTKS juta akan mendapatkan STB secara cuma-cuma.
Editor: Aspian Nur
Tonton videonya: