"Sudah dua hari, yang pertama itu saya bersihkan bagian depan rumah dan ruang tamu. Ya, karena terkunci saya bongkar ganti engselnya. Kemudian, di hari kedua ini saya mau bersihkan kamar, tetapi terkunci, ya saya bongkar, pas terbuka sudah begitu tinggal tulang belulang diatas tempat tidur," tutur Udin.
Kemudian ia pun langsung memberitahu warga sekitar serta pemilik rumah terkait jasad yang hanya tinggal tulang belulang tersebut, serta melaporkan ke pihak Inafis Polresta Samarinda dan Polsek Samarinda Seberang.
Sementara itu Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Made Anwara mengatakan untuk saat ini pihaknya belum bisa memastikan identitas korban.
"Jadi, kami belum tahu identitasnya, karena kami menemukan ada tiga identitas," ujarnya saat ditemui Jumat (23/7/2021) sore tadi.
Sehingga, tambah Made, pihaknya akan melakukan identifikasi terlebih dahulu, terkait dengan identitas korban serta melakukan autopsi terkait dengan penyebab kematiannya.
"Kami tinggal menunggu hasil dari rumah sakit dulu, identitasnya dan penyebab kematiannya apakah karena sakit atau ada tindakan kriminalitas," terangnya.
Saat disinggung terkait dengan berapa saksi yang diperiksa, ia mengaku ada empat yakni yang pertama kali menemukan, pemilik rumah, serta dua warga sekitar.
"Ada empat saksi yang akan kami periksa," tandasnya.
Penulis:Nancy
Editor: Desman Minang