Sayangnya, setelah Piala Menpora 2021 dan persiapan sudah dilakukan seluruh tim, kini kompetisi yang rendananya difokuskan di Pulau Jawa, harus ditunda, dari yang seharusnya di awal Juli menjadi akhir bulan ini.
Borneo FC, klub asal Kota Samarinda, jadi satu diantara banyak tim yang sudah pasti kecewa dengan penundaan tersebut.
manajemen tim berjulukan Pesut Etam, terutama pelatih Mario Gomez, mau tak mau harus mempersiapkan strategi baru selain meningkatkan kemampuan pemain saat kompetisi ditunda, yaitu menjaga motivasi dan mental agar tidak merosot.
Dikutip dari laman resmi Borneofc.id, manajer tim Farid Abubakar mengakui kalau seluruh pemain sangat terpukul setelah mengetahui kompetisi ditunda lagi karena persiapan maksimal sudah dilakukan di Jogjakarta selama tiga pekan, serta dua pekan terakhir di Stadion Segiri Samarinda.
"Yang jadi konsen kami saat ini adalah motivasi pemain. Normal sih saya pikir, karena persiapan kami sudah sangat matang. Apalagi kemarin ditunjang dengan agenda TC yang memang tujuannya memanaskan mesin sebelum kickoff dimulai," papar Farid.
Saat ini selain memberikan motivasi kepada pemain, manajemen juga butuh kepastian soal kapan sebenarnya kompetisi akan dijalankan kembali.
Farid menyadari, turunnya angka penyebaran Covid-19 menjadi penentu kapan kompetisi dijalankan, namun setidaknya PT LIB diharapkan sudah mencanangkan semuanya sejak jauh-jauh hari.
"Semoga ada kejelasan kapan kick off ini digulirkan dan mudahan juga kasus Covid-19 melandai di Indonesia,” harap Farid.
Sembari menanti kepastian itu, tim pelatih Borneo FC merancang uji coba untuk mengetahui hasil latihan.
“Kemungkinan ada dua kali uji coba di bulan Juli ini, tapi siapa lawan dan dimana akan dimainkan, kami belum bisa memutuskan sekarang,” tutup Farid.
Editor: Aspian Nur