“Kabar gembira disampaikan oleh Ketua PWI Kaltim Endro S.Effendi yang langsung menghadiri sebagai informan ahli yang ditunjuk mewakili Kaltim. Alhamdullillah kita bertahan di posisi tiga besar nasional dengan nilai 82,27 di bawah Kepulauan Riau dengan nilai 83,30 dan Jabar dengan 82,66” ungkap Kadis Kominfo Provinsi Kaltim, Muhammad Faisal.
Meskipun tidak ada perubahan posisi tingkat nasional namun nilai IKP Provinsi Kaltim meningkat dari sebelumnya dengan angka 81,84 berada di bawah Maluku dan Sulawesi Tengah dan hanya Kaltim yang bertahan di peringkat tiga besar.
Memang kalau dilihat sejak tahun 2018 nilai IKP Provinsi Kaltim selalu mengalami peningkatan terus hanya ranking nasional saja yang berubah-ubah.
“Posisi Kaltim ini tetap terbaik di antara semua provinsi di Kalimantan bahkan terbaik di wilayah Indonesia tengah dan timur serta nilai IKP yang diraih Kaltim ini di atas rata-rata nasional yakni 77,70," lanjut Faisal mengutip pers release yang dikeluarkan oleh PWI Kaltim.
Sementara itu Ketua PWI Provinsi Kaltim Endro S Effendi mengatakan bahwa hasil IKP 2021 ini menempatkan posisi Indonesia belum dinyatakan bebas. Sebab, agar dikatakan pers di Indonesia bebas, harus meraih angka 90 sampai 100. Sementara yang diraih Kepulauan Riau hingga Kaltim, masih tergolong cukup bebas.
“FGD ini merupakan finalisasi dari seluruh rangkaian survei dan FGD yang telah dilaksanakan di daerah maupun di pusat, dengan dihadiri 15 orang informan ahli dari 15 provinsi yang ditunjuk Dewan Pers dan nilai indeksnya menempatkan Indonesia dengan kategori Cukup Bebas” jelas Endro.
Editor : Bambang Irawan