"Barang yang kami bawa ini dalam satu truk untuk kami bagi di sejumlah daerah, berbeda dengan dana yang terkumpul akan kami serahkan langsung kepada Pemerintah Daerah (Pemda)," ucapnya saat ditemui Korankaltim.com, Minggu (2/5/2021).
Ia menjelaskan hingga saat ini pihaknya masih aktif dalam berkomunikasi dengan Pemda setempat maupun Posko Induk kebencaan pada daerah tersebut, diceritakan kondisi terkini masih terdapat daerah yang belum mendapatkan penanganan, meski beberapa daerah sudah mulai mendapatkan penanganan.
"Seperti Kota Kupang, mulai berangsur membaik, tapi ada daerah yang susah diakses menggunakan mobil masih belum terlalu normal walaupun masih berproses," jelasnya. Barang bantuan yang dibawa oleh tim relawan itu akan didistribusikan merata ke beberapa daerah sesuai kebutuhan pada daerah tersebut.
Ia berharap relawannya yang berangkat mampu melihat kebutuhan pada daerah yang dikunjunginya nanti. "Relawan kami akan berlabuh pertama di Larantuka, kemudian kunjungan pertama di Adonara, kemudian Lembata, setelah itu Kupang, kemungkinan akan ke Malaka jika aksesnya memungkinkan, jika tidak kami akan ke Pulau Sabu," urainya.
Sementara itu Ketua Panitia Penggalangan Dana, Mariana Tukan menyebutkan personel yang ikut dalam penyaluran bantuan itu juga akan diberdayakan untuk melakukan kegiatan gotong royong di beberapa daerah. "Termasuk pendampingan pada anak-anak juga menjadi tujuan kami, untuk membantu dalam menjaga psikologis anak," tuturnya.
Ia mengaku tak ada persiapan khusus sebelum keberangkatan itu, namun pada intinya mental tiap anggota tentu saja sudah siap dan pemberitahuan konsep kegiatan yang akan dilakukan ketika tiba nanti. "Yang penting kesehatan juga selalu kami jaga," tandasnya
Penulis : Claudius Vico
Editor : Bambang Irawan