Gubernur Kaltim H Isran Noor pun mengimbau lembaga pemerintah di Benua Etam juga pihak swasta termasuk organisasi kemasyarakatan untuk mengibarkan bendera Merah Putih setengah tiang selama 3 hari sebagai tanda ikut berduka.
Imbauan ini disampaikan Isran secara lisan melalui Kepala Biro Humas Pemprov Kaltim, HM Syafranuddin. “Ini bentuk penghormatan atas duka cita kami terhadap musibah tersebut. Pengibaran bendera setengah tiang dilakukan sejak Senin (26//2021) hingga Rabu (28/4/2021),” ujar pria yang akrab disapa Ivan ini.
Selain mengibarkan bendera setengah tiang, orang nomor 1 di Kaltim itu juga mengajak masyarakat untuk mendoakan agar para korban yang gugur dalam musibah tersebut. “Juga bagi semua keluarga yang ditinggalkan, agar diberikan ketabahan. Pemprov Kaltim dan masyarakat Kaltim sangat bangga dengan seluruh awak KRI Nanggala 402,” lanjutnya.
KRI Nanggala 402 dinyatakan hilang kontak pada Rabu (21/4/2021) lalu saat melakukan latihan tembak torpedo di perairan Bali. Setelah 3 hari pencarian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengumumkan bahwa KRI Nanggala 402 berstatus subsunk atau tenggelam dan seluruh awak kapal dinyatakan gugur.
Penulis: Permata S. Rahayu
Editor: Aspian Nur