Kendati demikian, sebagian daerah di Kaltim tetap harus waspada. Pasalnya untuk wilayah utara Kaltim seperti Berau, potensi gelombang tinggi air laut masih ada.
“Kisaran ketinggian gelombang air laut 2 sampai 3 meter. Jadi imbauan untuk nelayan agar mengurungkan dulu niatnya untuk melaut,” kata Forecaster BMKG Samarinda, Brian Eko Permadi.
Dikonfimasi pada Senin (19/4/2021), Brian menuturkan untuk daerah lain di Kaltim, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih akan terjadi hingga besok.
“Meskipun bibit siklon ini sudah melemah dan arahnya menjauh, potensi hujan masih ada. Tapi sebagian intensitasnya sudah ringan hingga sedang,” paparnya.
Untuk diketahui, sebelumnya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengeluarkan peringatan dini terhadap keberadaan bibit siklon tropis untuk 30 wilayah di Indonesia. Cuaca ekstrim, seperti hujan lebat, disertai angin, kilat atau petir diprediksi terjadi selama bibit siklon etrsebut melewati Indonesia.
Penulis: Permata S Rahayu
Editor: Aspian Nur