Hadi bercerita, beberapa saat setelah ceramah rampung, seorang pria tua berambut putih bergegas menghampirinya dan meminta bersalaman dan cium pipi kanan dan kiri.
"Saya sudah berusaha menolak, karena menerapkan prokes (protokol kesehatan)," tulis Hadi pada akun @hadikaltim68.
Namun, kakek yang disebut Ketua DPW Partai Gelora Kaltim itu mengenakan pakaian serba putih, tetap menyalaminya, dan Hadi tak kuasa menolak.
Kakek yang digambarkan Hadi memiliki rambut putih itu lalu memberi sebuah amplop dan meminta agar didoakan.
"Beliau berpesan, tolong doakan saya," tukas Hadi.
Setelah sang kakek berlalu, Hadi lantas membuka amplop tersebut yang ternyata berisi 2 lembar uang pecahan Rp10 ribu. Hadi mengaku terharu atas apa yang dilakukan kakek yang diperkirakan berusia 70 tahunan tersebut.
"Saya tidak persoalkan jumlah uangnya, tapi kesungguhan berinfak (bersedekah) dan kebiasaan meminta doa ini yang luar biasa," ungkap Hadi.
Orang nomor 2 di Provinsi Kaltim ini kemudian mendoakan kakek yang belum diketahui identitasnya itu.
"Semoga Allah merahmati beliau dan memberkahi kehidupannya di dunia dan akhirat," pungkas Hadi.
Unggahan itu pun, lantas diserbu warganet.
Beberapa diantaranya mengatakan, kalau bisa jadi si kakek tidaklah mengenal Hadi Mulyadi yang adalah Wakil Gubernur Kaltim.
"Sidin (beliau dalam bahasa Banjar) kada tahu (tidak tahu dalam bahasa Banjar) kalau Pian (anda dalam bahasa Banjar) itu Wagub, dikira ustaz," tulis akun @ria0807.
Sementara akun @laksamana_kayubi menulis "Beliau, kakek yang senantiasa salat di shaff (barisan salat) paling depan di Islamic Center, Ustaz H Hadi,"
Bahkan, ada pula warganet yang berspekulasi bahwa kakek itu adalah sosok Wali Allah atau seseorang yang memiliki derajat kedekatan yang tinggi dengan Allah.
"Masya Allah, bisa jadi beliau itu Wali," tulis akun @omanfirman.
Hingga berita ini ditulis pada Senin (19/4/2021), unggahan tersebut telah mendapat 98 komentar.[]
Penulis/editor : Rusdi