“Saya rasa tidak (efektif) ya. Kita sudah pernah melihat PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) saja, yang sudah sangat ketat masih ada yang melanggar,” tutur Bambang.
Bambang justru menganggap Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang selama ini diinstruksikan pemerintah, baik daerah maupun pusat justru sebuah kemunduran. Dari PSBB yang begitu sangat ketat, ke PPKM yang masih banyak toleransi.
“Makanya saya tidak setuju jika ini disebut rem mendadak. Walaupun memang kelihatannya dadakan,” imbuhnya. Dosen Magister Administrasi Publik Unmul ini melanjutkan, kebijakan yang diambil Gubernur Kaltim ini buan sebuah hal yang salah.
Karena saat ini, dengan lonjakan kasus yang masih sangat tinggi, pemerintah berhal mengambil kebijakan yang dianggap strategis. “Secara aturan pemerintah pun memang berhak memutuskan kebijakan mereka. Meskipun masyarakat masih ada yang kurang setuju,” tutupnya.
Penulis: Permata S. Rahayu
Editor : Bambang Irawan