Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto mengatakan kegiatan tersebut dilakukan untuk mencegah penularan covid-19, yang saat ini meningkat di Benua Etam.
"Jadi, setelah melakukan rapat koordinasi terbatas bersama dengan Forkopimda di Kaltim, baik Gubernur maupun Kapolda, turun ke lapangan untuk meyakinkan masyarakat dalam disiplin protokol kesehatan, tidak hanya di Samarinda saja, tetapi seluruh daerah di Kaltim," ungkapnya.
"Dari pantauan yang kami lakukan di pasar, masih ada warga yang tidak menggunakan masker, makanya kami juga membagi-bagikan masker," sambungnya. Ia juga mengaku kegiatan ini akan terus dilakukan di seluruh Kaltim baik di mal, tempat wisata serta pasar dan tempat keramaian lainnya.
"Pastinya ini salah satu upaya kami dalam meminimalisir penyebaran covid-19, yang seperti diketahui Kaltim merupakan peringkat keenam kasus tertinggi secara nasional, ya mudahan ini bisa mengurangi," bebernya.
Selain itu juga, ia juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk Sabtu dan Minggu, tidak perlu keluar rumah, jika tak mendesak. "Kami akan membantu untuk melakukan penyemprotan disinfektan ke rumah-rumah warga, ya termasuk dengan pasar-pasar serta tempat keramaian lainya. Sehingga, nantinya bisa kembali steril dan mengurangi penularan covid-19," imbuhnya.
"Kami berharap apa yang menjadi imbauan kami ini bisa diikuti, karena memang ini sangat penting, melihat kondisi saat ini, dan media juga bisa menginformasikan bahwa situasi saat ini perlu adanya kedisiplinan prokes," sambungnya.
Sementara itu, Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak mengatakan sejak awal sudah melakukan operasi yustisi, dan itu rutin dilakukan dalam penerapan prokes di seluruh Kaltim.
"Kasus saat ini meningkat di Kaltim, kami terus mengingatkan lebih baik mencegah, sebelum sakit salah satunya disiplin prokes. Dengan begitu bisa mengurangi penularan," singkatnya.
Penulis : Nancy
Editor : Bambang Irawan