Humas Dinas Pemadam Kebakaran Samarinda, Heri mengaku menerima informasi tersebut sekira pukul 11.30 dari pihak keluarga almarhum. "Saya dapat informasi sekira pukul 11.30," tegasnya.
Disinggung terkait kabar yang beredar sebelumnya almarhum sempat terpapar Covid-19 juga dibenarkan oleh Heri, namun kondisinya sebelum menghembuskan nafas terakhir itu sudah bebas dari virus tersebut melalui hasil swab yang menyatakan negatif.
Namun Tuhan berkehendak lain, penyakit penyerta membuat kondisinya semakin parah, namun Heri tak dapat menyampaikan diagnosa yang dialami almarhum. "Pihak keluarga tidak memberitahukan diagnosisnya seperti apa," jelasnya.
Heri menyampaikan sosok almarhum di mata rekan serta anggotanya termasuk salah satu orang yang tegas dan baik saat menjabat menjadi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Samarinda selama tiga tahun ini, tak hanya itu juga sangat berbaur dengan seluruh relawan, sehingga tak heran jika banyak yang merasa kehilangan sosoknya. "Sosok almarhum sangat teliti, baik, juga tidak segan untuk berbaur dengan anggota serta relawan di Samarinda," sebutnya.
Penyertaan doa juga hadir dari Ketua Info Taruna Samarinda (ITS) Joko Iswanto yang kerap ambil andil dalam setiap bencana kebakaran melanda, ia menghaturkan ilmu yang telah diturunkan selama ini kepada seluruh relawan Kota Samarinda dapat menjadi amal bagi almarhum, pihaknya juga berkomitmen akan tetap semangat menjalankan misi kemanusiaan sesuai yang diamanahkan oleh almarhum.
"Kami akan hadiri prosesi pemakaman beliau hari ini sebagai penghormatan terakhir. Kepada pihak keluarga untuk tetap tabah menghadapi cobaan ini," tutup Jokis.
Penulis : Claudius Vico
Editor : Bambang Irawan