"Untuk wilayah Samarinda, ada 3 kali iadwal penyaluran. Yang pertama disampaikan hari Rabu diantar Banser Palaran. Kedua, kemarin Jumat Banser Loa Janan Ilir, di mana saya ikut langsung dan ketiga nanti 26 Januari dianter Banser Samarinda Ulu," kata Murjani.
Selain dari Kota Samarinda, Banser yang ada di sejumlah daerah lain seperti Penajam Paser Utara, dan Balikpapan juga sudah menyalurkan bantuan yang terkumpul.
Dalam hal penyaluran, Murjani menyebut pihaknya lebih mengutamakan mereka yang terdampak langsung. Sehingga, para relawan dan anggota Banser mendatangi langsung lokasi banjir.
"Penyaluran itu sembako, obat dan pakaian. Teknis yang utama kami datang bagikan langsung ke tangan korban," tukasnya.
Murjani menceritakan, setiap kali penyaluran selalu didampingi oleh anggota Banser yang ada di sekitar lokasi. Hal ini, kata dia untuk memastikan penyaluran tepat sasaran dan relatif mengetahui medan yang dilalui.
"Kemarin saya sempat ikut ke Kecamatan Halabiu. Lalu ke salah satu desa yang terisolir namanya Kampung Pondok Babaris. Terakhir yang ketiga Kampung Waki,"ungkapnya.
Murjani mengaku berterimakasih kepada semua masyarakat Kaltim yang telah menitipkan bantuan melalui Banser. Ia juga berterimakasih kepada semua pihak yang mendukung proses penyaluran bantuan.
"Salah satunya Komunitas Off- Road Samarinda, yang dengan sukarela membawa kami ke sana. Jadi akses yang sulit dilalui kendaraan biasa, bisa dilalui," tutupnya.[]
Penulis/editor : Rusdi