Bocah laki-laki bernama Aldivin Syahreza itu ditemukan oleh warga sekitar di kawasan Jalan Hasan Basri Gang 1 mengambang, tepat di bawah kolong rumah warga.
Tim SAR gabungan langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dimaksud.
"Saat itu, tim SAR gabungan sedang melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai, dan mendapatkan informasi, jika ada jasad mengambang," tuturnya.
"Saat tiba di TKP, ternyata itu jasad anak laki-laki yang tenggelam kemarin. Kemudian korban langsung kami evakuasi ke RSUD A.W.Sjahranie," sambungnya.
Jenazah ditemukan sejauh 3 km dari lokasi awal jatuh, korban tenggelam pada Minggu (10/1/2021) kemarin di Jalan Kesehatan Dalam, RT 31, Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara.
"Korban terseret arus sungai yang deras, sampai sejauh 3 km dan jasad korban dievakuasi melalui Taman Cerdas oleh Inafis Polresta Samarinda bersma PMI," tandasnya.
Untuk unsur gabungan yang terlibat dalam pencarian yakni Basarnas Samarinda, relawan Samarinda, TNI-Polri, BPBD, Tagana, Damkar, serta instansi terkait lainya dan warga sekitar.
Di beritakan sebelumnya korban saat itu bersama dengan sepupu dan adiknya yang berjumlah empat orang, bermain di pinggir aliran sungai, tepat di pinggir jamban sekitar pukul 12.30 WITA, tepat di rumah nenek korban.
Saat bermain di pinggir sungai tersebut, korban yang diketahui tak bisa berenang, hendak belajar bersama sepupunya, tetapi karena kondisi arus deras, pegangan korban terlepas dari sepupunya tersebut dan terbawa arus. (*)
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur