Menurut keterangan saksi Ira Rahmatiah (38) yang tinggal tepat di bangsalan sebelah rumah korban tersebut, pemuda itu sudah beberapa hari muncul. Dan terakhir terlihat pada Sabtu (2/1/2021) pagi.
"Terakhir itu ketemunya Sabtu pagi, dia datang ke bangsalan saya, bilangnya mau pinjam hp untuk telepon ibunya di Banjarmasin," ujar Ira ditemui di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Selasa (5/1/2020) malam.
"Tapi, saya bilang iya nantinya ya, lagi dipakai sama om dengarin musik. Ya karena memang dia gak punya hp dan biasanya memang kalau kakaknya atau ibunya telepon lewat saya," sambungnya.
Setelah itu ia mengaku tak lagi melihat pemuda itu, hingga pada Senin (4/1/2021) pagi kakak perempuan pemuda tersebut datang, untuk mengantar makanan.
"Iya, datang mau antarkan sayur, tetapi diketok-ketok tidak ada jawaban, makanya titip ke saya. Terus, sorenya juga datang lagi bawa ayam goreng, tetapi gak ada dan dititip lagi," ujarnya.
Kemudian, Ira menceritakan kepada suaminya jika pemuda tetangganya tersebut beberapa hari sudah tak terlihat. Karena biasanya pemuda itu kerap kali mendatangi tempat tinggalnya meski hanya untuk duduk di teras rumah.
"Saya bilang sama suami, itu kok gak ada kelihatan, takut ada apa-apa. Tetapi, gak ditanggepin sama suami saya," katanya.
Dan pada Selasa (5/1/2021) pagi kemarin, Ira mengaku mencium aroma tak sedap dari rumah tetangganya itu.
"Dia kan suka setrum ikan di parit depan rumahnya, bilangnya cari ikan untuk makanan kucing," bebernya.
Kemudian sore harinya, kakak perempuannya menghubungi Ira untuk menanyakan apakah, makanan yang telah dititipkan itu telah diberikan.
"Kakaknya telepon, saya bilang kayaknya gak ada orang. Karena khawatir malamnya itu kakaknya datang dan minta ditemani warga untuk masuk ke rumah, melalui pintu belakang, itu gak dikunci pintu sama jendelanya, pas masuk ke dalam kamar, ya ditemukan sudah begitu," tandasnya.
Penulis: Nancy
Editor : Rusdi