Kepala Desa Semayang Kecamatan Kenohan, Robi Salam membenarkan kejadian ini.
Robi mengatakan, kejadian terjadi sekitar pukul 13.30, Selasa (24/11/2020) siang ini. “Ponton batu bara menyerempet baru saja, warga saya juga kena ini. Insiden ini terjadi saat pembagian mesin ces (ketinting, red) dari pemerintah,” kata Robi kepada korankaltim.com, Selasa (24/11/2020).
Sementara itu Kabid Pemberdayaan Nelayan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar, Edy Haryadi sangat menyayangkan kejadian ini, karena terjadi bersamaan dengan pelaksanaan pembagian mesin perahu ketinting konversi bantuan dari Kementerian ESDM kepada nelayan Kukar yang selama ini menggunakan mesin perahu ketinting berbahan bakar premium.
“Ya tentu sangat disayangkan karena kan memang saat ini hingga 5 Desember mendatang kami diberikan tugas untuk membagikan mesin konversi bahan bakar gas (BBG, red) untuk seluruh nelayan di Kukar. Info terkini masih dihitung berapa perahu yang tenggelam akibat kejadian ini,” ungkapnya.
Edy menegaskan, saat ini kapal tugboat sudah ditahan oleh warga dan pihak perwakilan nelayan sudah melaporkan kronologi kejadian untuk catatan kepolisian.
“Kita masih tunggu laporan resminya berapa yang rusak dan tenggelam. Yang pasti mesin itu merupakan bantuan dari Kementerian ESDM yang menggunakan BBG tabung tiga kilogram, nelayan kita jadi lebih hemat tidak menggunakan bensin lagi yang sudah teruji bisa berhemat 50 persen,” tegasnya.
Pembagian bantuan mesin ini dipusatkan di dua titik, untuk kawasan ulu di Kecamatan Kota Bangun, sedangkan kawasan pesisir di pusatkan di Kecamatan Anggana
“Ada sebanyak 1.700 mesin ketinting, diperuntukkan bagi nelayan yang selama ini menggunakan bensin,” pungkas Edy.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan